mahasiswa
DOI:
https://doi.org/10.26877/psikoedukasia.v3i3.2475Keywords:
kecerdasan emosi, kesehatan mental, generasi Z, kabupaten brebesAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kecerdasan emosional terhadap kesehatan mental Generasi Z di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Latar belakang penelitian ini dilandasi oleh fenomena meningkatnya permasalahan kesehatan mental pada generasi muda yang tidak lepas dari tantangan era digital dan perkembangan teknologi yang pesat. Kecerdasan emosional diyakini menjadi salah satu faktor penting yang dapat memperkuat kemampuan individu dalam menghadapi tekanan hidup, mengelola emosi, dan menjaga stabilitas psikologis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, serta melibatkan 100 responden dari kalangan Generasi Z yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling.
Instrumen pengumpulan data terdiri dari skala kecerdasan emosional dan skala kesehatan mental yang telah divalidasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linear sederhana untuk menguji pengaruh antara variabel independen (kecerdasan emosional) terhadap variabel dependen (kesehatan mental). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan emosional memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kesehatan mental, dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 (< 0,05) dan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,687. Hal ini menunjukkan bahwa kecerdasan emosional mampu menjelaskan sebesar 68,7% variasi pada kesehatan mental Generasi Z di Kabupaten Brebes.
Dapat disimpulkan bahwa peningkatan kecerdasan emosional berkontribusi secara positif terhadap kesehatan mental individu. Penelitian ini merekomendasikan perlunya program pendidikan dan pelatihan yang berfokus pada pengembangan kecerdasan emosional di lingkungan pendidikan maupun komunitas. Temuan ini juga dapat menjadi rujukan bagi konselor, pendidik, dan pengambil kebijakan untuk merancang strategi intervensi guna meningkatkan kesejahteraan mental generasi muda di era digital.

