Identification of Disaster Mitigation Learning Implementation in Pembina Kindergarten, Gorontalo Regency
Identifikasi Penerapan Pembelajaran Mitigasi Bencana di TK Pembina Kabupaten Gorontalo
DOI:
https://doi.org/10.26877/paudia.v14i3.1847Keywords:
Disaster Mitigation, Early Childhood, Disaster PreparednessAbstract
Abstract
Disaster mitigation needs to be introduced in early childhood education institutions.This study was motivated the high disaster risk in Gorontalo Regency, while disaster preparedness education in early childhood centers remains incomplete. This qualitative research aims to identify disaster mitigation learning at TK Pembina Limboto, located in Limboto Village, Gorontalo Regency. The study involved eight teachers as participants. Data were collected through in-depth interviews and analyzed using an interpretative phenomenological approach, grouping statements based on teachers’ experiences, perceptions, and reflections, while also considering the social-emotional context.The findings reveal that disaster mitigation learning at TK Pembina Limboto only covers the pre-disaster and during-disaster phases, focusing on prevention and self-rescue. Teachers have never received disaster preparedness training, so their understanding is limited to basic concepts. However, the simulation based learning applied in the school has shaped teachers’ perception that disaster learning is an important risk reduction effort, as reflected in the emotional responses of children and parents.The implications of this study highlight the need for disaster training for early childhood teachers, the provision of safe school facilities in accordance with Ministry of Education and Culture Regulation No. 33 of 2019, and the integration of a disaster mitigation curriculum that includes pre-disaster, during-disaster, and post-disaster phases. These steps are expected to strengthen the school’s role as an agent of disaster risk reduction.
Abstrak
Pembelajaran mitigasi bencana perlu diajarkan di lembaga PAUD, mengingat anak usia dini merupakan salah satu kelompok rentan saat terjadi bencana.Penelitian ini dilatarbelakangi tingginya risiko bencana di Kabupaten Gorontalo, sementara pendidikan kesiapsiagaan bencana di PAUD belum komprehensif. Studi kualitatif ini bertujuan untuk mengidentifikasi pembelajaran mitigasi bencana di TK Pembina Limboto, Kelurahan Limboto, Kabupaten Gorontalo. Subjek penelitian adalah 8 orang guru utama. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis dengan pendekatan fenomenologi interpretatif, mengelompokkan pernyataan berdasarkan pengalaman, persepsi, dan refleksi guru, serta mempertimbangkan konteks sosial-emosional.Hasil penelitian menunjukkan implementasi pembelajaran mitigasi bencana di TK Pembina Limboto hanya mencakup fase pra dan saat bencana, dengan fokus pencegahan dan penyelamatan diri. Guru juga belum pernah menerima pelatihan kesiapsiagaan, sehingga pemahaman terbatas pada konsep dasar. Namun, pembelajaran berbasis simulasi yang diterapkan memengaruhi persepsi guru bahwa pendidikan bencana penting sebagai upaya pengurangan risiko, terlihat dari respon emosional anak dan orang tua.Implikasi penelitian ini menekankan pelatihan kebencanaan bagi guru PAUD, penyediaan fasilitas sekolah aman sesuai Permendikbud Nomor 33 Tahun 2019, serta integrasi kurikulum mitigasi bencana yang mencakup fase pra, saat, dan pasca bencana. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat peran sekolah sebagai agen pengurangan risiko bencana.
Kata kunci: Pembelajaran Mitigasi Bencana; PAUD; Kesiapsiagaan Bencana
References
Aminah, A., Ervina, I., & Sari, A. S. (2023). Pengaruh Keterlibatan Orang Tua terhadap Kesiapan Belajar pada Anak di TK Al-Amien Jember. Jurnal Parenting Dan Anak, 1(1), 12. https://doi.org/10.47134/jpa.v1i1.42
Andrianto S Sanga. (2024). 20 Kasus Leptospirosis Ditemukan di Kabupaten Gorontalo. RRI Gorontalo.
Anisah. (2020). Pengaruh Strategi Pembelajaran Simulasi Sosial Terhadap Kecerdasan Sosial dan Berbicara Anak Usia Dini di RA ANISAH. Jurnal Ansiru PAI, 4(1), 57–68.
Basri, H. (2018). Kemampuan Kognitif Dalam Meningkatkan Efektivitas Pembelajaran Ilmu Sosial Bagi Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Penelitian Pendidikan, 18(1), 1–9. https://doi.org/10.17509/jpp.v18i1.11054
Christian, K. R., Hendrasarie, N., & ... (2023). Evaluasi Dampak Banjir Pada Kesehatan Masyarakat Di Kelurahan Krapyak Kota Pekalongan. Jurnal …, 4, 1923–1932. http://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jkt/article/view/15566%0Ahttp://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jkt/article/download/15566/12382
Cynthia, L. C., Martono, T., & Indriayu, M. (2015). Pengaruh Fasilitas Belajar Dan Motivasi Belajar Terhadap Prestasi Belajar Mata Pelajaran Ekonomi Siswa Kelas XI IIS Di SMA Negeri 5 Surakarta Tahun Ajaran 2015/2016. Jurnal Pendidikan Bisnis Dan Ekonomi, 01(02), 1–20.
Dewi, D. J. K. (2022). Pentingnya Pembelajaran Mitigasi Bencana untuk Anak Usia Dini di Indonesia: Sebuah Tinjauan Literatur. Annual Conference on Islamic Early Childhood …, 6, 15–22.
Fika Ariani. (2021). Penerapan Satuan Pendidikan Aman Bencana di SMA Negeri 8 Mataram. Indonesian Journal of Educational Development, 2(1). doi: 10.5281/zenodo.4781865
Firdayanti dkk. (2024). Persepsi, Pengambilan Keputusan, Konsep diri dan Values. Diversity UIKA Bogor, 4(2). https://doi.org/http://dx.doi.org/10.32832/djip-uika.v1i2
Gogot Suharwoto, Nurwin, D. (2015). Modul Manajemen Bencana Di Sekolah.
Hidayati, S., Weriana, W., Suryana, E., & Abdurrahmansyah, A. (2023). Perkembangan Kognitif Menurut Teori Sosio-Kultural dan Implikasinya dalam Pembelajaran. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(9), 6706–6714. https://doi.org/10.54371/jiip.v6i9.2305
Indrawati, E., Raharjo, T. J., & Formen, A. (2025). Hubungan Pemahaman dan Harapan Orang Tua dengan Pembelajaran Berbasis Proyek Ditinjau dari Usia dan Status Pendidikan. PAUDIA : Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini, 14(1), 183–196. https://doi.org/10.26877/paudia.v14i1.1285
John M. Darley &, J. H. (n.d.). The Effects of Interaction Goals on Person Perception. Advances in Experimental Social Psychology, 24. https://www.sciencedirect.com/bookseries/advances-in-experimental-social-psychology/vol/24/suppl/C
Juniawati, R., Arifin, I., & Sutarno, S. (2025). Situational Leadership in Early Childhood Education: Strategies for Improving Teacher Competence. PAUDIA : Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini, 14(2), 296–307. https://doi.org/10.26877/paudia.v14i2.1131
Kedeputian Bidang Sistem Dan Strategi Direktorat Pemetaan Dan Evaluasi Risiko Bencana. (2022). Kajian Risiko Bencana Nasional Provinsi Gorontalo 2022 – 2026.
Kemendikbudristek. (2022). Seri 6 - Lingkungan Belajar Aman. Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini.
Kementrian Kesehatan RI. (2013). Waspadai Tujuh Penyakit Musim banjir : Jakarta.
Kuswanto, C. W., Efaliana, Y., & Dona Dinda Pratiwi. (2025). School and Community Environmental Mitigation of Child Play Safety. PAUDIA : Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini, 14(2), 457–472. https://doi.org/10.26877/paudia.v14i2.1371
Lai, B. S., & Greca, A. La. (2020). Understanding the impacts of natural disasters on children. Society for Research in Child Development, 8, 10–11. www.srcd.org/policy-media/child-evidence-briefs
Laili, R., & Ningrum, M. A. (2023). Survei Program Kegiatan Mitigasi Bencana di Lembaga PAUD. EDUKASIA: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 4(2), 2429–2436. https://doi.org/10.62775/edukasia.v4i2.607
Marinda, L. (2020). Teori Perkembangan Jean Piaget dan Problematikanya pada Anak Usia Sekolah Dasar. An-Nisa’ : Jurnal Kajian Perempuan & Keislaman, 13(1), 123. file:///C:/Users/MyBook Z Series/Downloads/admin,+V.+13+No.+1.5+Thn+2020+-+Teori+Kognitif+-+116+-+152.pdf
Maryani, E. (2016). Model Pembelajaran Mitigasi Bencana Dalam Ilmu Pengetahuan Sosial Di Sekolah Menengah Pertama. Jurnal Geografi Gea, 10(1). https://doi.org/10.17509/gea.v10i1.1664
Masyarakat, D. J. P. A. U. D. dan P., & Kebudayaan, K. P. dan. (2019). Model Pembelajaran ”Mitigasi Bencana Sejak Usia Dini”. Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Mutyati, M., Astuti, M., Kartika, A. D., Dwitasari, B. D., Rahmadanti, A., Dewi, A. S., & Ibrahim, I. (2023). Pentingnya Pemahaman Emosi Dalam Proses Pembelajaran di MI Al-Masrhi Pangkalan Balai-Banyuasin. Indo-MathEdu Intellectuals Journal, 4(2), 1198–1208. https://doi.org/10.54373/imeij.v4i2.340
Nipyanto, Y. E., Raibowo, S., Prabowo, A., Sulastri, & Alimuddin. (2021). Peran Guru Penjas dalam Kesiapsiagaan Bencana Alam Gempa Bumi di Sekolah Dasar Kecamatan Taba Atas. Jurnal Pendidikan Dan Kesehatan Rohani, 7(2), 295–303.
Nurul Khasanah, A. N. (2019). Upaya Pemeliharaan Kesehatan pada Korban Banjir ROB. Jurnal Ilmu Keperawatan Komunitas, 2(No.2), 15–20.
Permendikbud. (2019). Penyelenggaraan Program Satuan Pendidikan Aman Bencana. Permendikbud Nomor 33 Tahun 2019, 021, 1–3.
Rahiem, M. D. H., & Widiastuti, F. (2020). Pembelajaran Mitigasi Bencana Alam Gempa Bumi untuk Anak Usia Dini melalui Buku Bacaan Bergambar. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 36. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i1.519
Rahma, A. (2018). Implementasi Program Pengurangan Risiko Bencana(PRB) Melalui Pendidikan Formal. Jurnal VARIDIKA, 30(1), 1–11. https://doi.org/10.23917/varidika.v30i1.6537
Rahmat, H. K., Hasrian, H., & Bimantara, M. A. (2023). Membangun Kesiapsiagaan Bencana pada Siswa Melalui BLU-DISCARE sebagai Inovasi Pendidikan Kebencanaan di Sekolah Guna Mewujudkan Generasi Tangguh Bencana. Jagratara: Journal of Disaster Research, 1(2), 49–58. https://doi.org/10.36080/jjdr.v1i2.120
Rakib, M., Rombe, A., & Yunus, M. (2017). Pengaruh Pelatihan Dan Pengalaman Mengajar Terhadap Profesionalitas Guru. Jurnal Ad’ministrare, 3(2), 137–148.
Rodrigo Ribeiro. (n.d.). The Role of Experience in Perception. Human Studies, 37(4). https://doi.org/http://dx.doi.org/10.1007/s10746-014-9318-0
Rosyida, A., Aziz, M., Firmansyah, Y., Setiawan, T., Pangesti, K. P., & Kakanur, F. (2023). Buku Data Bencana Indonesia 2023. Buku Data Bencana Indonesia, 3, 3–11.
Rosyidah, E. A. (2022). Dampak; Banjir; Perekonomian Mas Dampak dari Banjir Terhadap Ekonomi dan Aktivitas Masyarakat Kota Surabaya (studi kasus Kelurahan Ketintang, Kota Surabaya). Journal Economics and Strategy, 3(1), 93–102. https://doi.org/10.36490/jes.v2i2.304
Saputra, H. P. (2023). Peran Agen dan Struktur dalam Kerjasama Pengurangan Risiko Bencana Antardesa Berbasis Kawasan. Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 12(2), 367–380. https://doi.org/10.23887/jish.v12i2.64401
Sari, N., Yuline, Y., & Purwanti, P. (2019). Studi kasus peserta didik sulit mengendalikan emosi marah kelas x sma islam bawari pontianak. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 8(9), 1–8.
Shah, A. A., Gong, Z., Ali, M., Sun, R., Naqvi, S. A. A., & Arif, M. (2020). Looking through the Lens of schools: Children perception, knowledge, and preparedness of flood disaster risk management in Pakistan. International Journal of Disaster Risk Reduction, 50(September), 101907. https://doi.org/10.1016/j.ijdrr.2020.101907
Tresnomurti, R. (2023). Perlindungan terhadap Anak-anak Korban Bencana. Collegium Studiosum Journal, 6(1), 246–253.
Utami, I. G. A. L. P. (2016). Teori Konstruktivisme dan Teori Sosiokultural: Aplikasi dalam Pengajaran Bahasa Inggris. Prasi, 11(01), 4–11. https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/PRASI/article/download/10964/7022
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Sitti Rahmawati Talango, Wiwik Pratiwi, Sitriah Salim Utina

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.