Parents’ Perceptions of Preschool Education in To’lemo Village

Authors

DOI:

https://doi.org/10.26877/paudia.v15i3.3815

Keywords:

Parental Perception, Early Childhood Education, Kindergarten, Rural Community

Abstract

Kindergarten is an important part of Early Childhood Education (ECE) that supports children’s development. Although previous studies indicate that parents generally have positive perceptions of ECE, limited research explains why these perceptions do not always lead to decisions to enroll children in kindergarten, particularly in rural communities. This study aimed to analyze parents’ perceptions of kindergarten education and the factors influencing their decisions in To’lemo Village. A qualitative descriptive approach was employed with five parents selected through purposive sampling. Data were collected through observation, semi-structured interviews, and documentation, then analyzed through data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings showed that most parents had positive perceptions of kindergarten education; however, these perceptions did not always result in enrollment decisions due to economic conditions, limited educational access, school distance, transportation constraints, and limited parental time. The findings demonstrate that parental decisions are influenced not only by perceptions but also by contextual factors, enriching the literature on ECE in rural communities.

References

Ambarita, J., Yuniati, E., & Purnamasari, I. (2022). Problematika orang tua dalam menjalankan perannya sebagai guru bagi anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(3), 1819–1833. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i3.1358

Anggraeni, V., Sephiana, R. S., Mauluddia, Y., & Agustin, M. (2024). Apakah guru PAUD mampu beradaptasi pada setiap perubahan kurikulum yang terjadi? PAUDIA: Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini, 13(1), 115–126. https://doi.org/10.26877/paudia.v13i1.17459

Aulia, A., Diana, D., & Setiawan, D. (2022). Pentingnya pembelajaran musik untuk anak usia dini. Jurnal Golden Age, 6(1), 160–168. https://doi.org/10.29408/goldenage.v6i01.4693

Azizi, N. R. (2024). Pengaruh pola asuh terhadap perkembangan anak: Peran orang tua dalam pembentukan karakter. Circle Archive, 1(4).

Bui, M. M., Puspitasari, I., Hastuti, D., & Sofyan, I. (2023). Strategi ibu bekerja dalam menanamkan kemandirian pada anak usia 5–6 tahun. Aulad: Journal on Early Childhood, 6(3), 372–385. https://doi.org/10.31004/aulad.v6i3.542

Dewi, K. (2017). Pentingnya media pembelajaran untuk anak usia dini. Raudhatul Athfal: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 1(1), 81–96. https://doi.org/10.19109/ra.v1i1.1489

Fitria, A. (2024). Penggunaan media audio visual dalam pembelajaran anak usia dini. Jurnal Visual, 57–62.

Hidayati, R., & Lestari, I. (2014). Permainan tradisional Jawa Tengah dalam meningkatkan kemampuan motorik anak usia dini. Jurnal PAUD, 14–24.

Lestari, G. D., Roesminingsih, M. V., Widodo, W., & Sari, D. P. (2022). Learning at home anak usia dini terdampak Covid-19: Peran orang tua dalam pendampingannya. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(4), 3601–3612. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i4.1229

Mari Esterilita, M. E., & Utami, N. N. (2024). Father involvement in early childhood care from the mother's perspective. Journal of Social and Economics Research, 6(2), 13–24.

Mulia, P. S., & Kurniati, E. (2023). Partisipasi orang tua dalam pendidikan anak usia dini di wilayah pedesaan Indonesia. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(3), 3663–3674. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i3.4628

Muthie, I., & Sugito, S. (2023). Pola pendampingan orang tua dalam pembelajaran anak usia dini selama Covid-19. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 895–903. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i1.2271

Nafisah, A. D., Dhafet, N. A. M., & Rachman, H. (2024). Perkembangan psikologis anak usia dini pada keluarga broken home. RAJULA: Journal of Early Childhood Education Studies, 1(3), 180–191.

Nilapancuran, M., Ruspanah, N., Ratuhanrasa, J., Siahaya, C., & Kolatlena, E. P. (2025). Konsep pembelajaran anak usia dini di era digital dan peran orang tua dalam menghadapi tantangannya. CARONG: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora, 2(2), 880–893. https://doi.org/10.62710/qvkp7f84

Pratiwi, Y., & Kristanto, M. (2015). Upaya meningkatkan kemandirian anak melalui media pilar karakter 2 pada TK B di RA Pelangi Nusantara 02 Semarang tahun ajaran 2013/2014. PAUDIA: Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini, 3(2), 18–39.

Rahmatia, R., Nurhayati, N., & Awalunisah, S. (2023). Identifikasi pola asuh penanaman nilai keagamaan dan etika pada masa golden age. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(5), 5993–6004. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i5.5259

Suryaningsih, C., & Imelisa, R. (2024). Kesehatan mental dan perkembangan anak usia pra sekolah saat transisi pandemik Covid-19. Journal of Education Research, 5(1), 902–913.

Sutarto, J. (2019). Pentingnya pembelajaran multikultural pada pendidikan anak usia dini. PERNIK.

Ulfa, Y. B., & Djamaluddin, S. (2023). The correlation between parents’ education and early childhood education enrolment decisions. Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 53–70. https://doi.org/10.29313/ga:jpaud.v7i1.11828

Ulfadilah, N., & Setiasih, O. (2024). Kegiatan jurnal pagi sebagai upaya mengembangkan kemampuan pra literasi anak usia dini. PAUDIA: Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini, 13(2), 351–358. https://doi.org/10.26877/paudia.v13i2.1062

Published

2026-08-29