Pemahaman Orang Tua Tentang Dampak Jajanan Kemasan Terhadap Kesehatan Anak Usia Dini
DOI:
https://doi.org/10.26877/paudia.v15i3.4038Kata Kunci:
Pemahaman Orang Tua, Jajanan Kemasan, Kesehatan Anak, Anak Usia DiniAbstrak
Meningkatnya konsumsi jajanan kemasan pada anak usia dini dapat menimbulkan risiko kesehatan apabila dikonsumsi secara berlebihan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pemahaman orang tua mengenai dampak konsumsi jajanan kemasan terhadap kesehatan anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi yang melibatkan empat orang tua sebagai partisipan. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua memahami jenis, kandungan, dan dampak jajanan kemasan terhadap kesehatan. Pemahaman tersebut tercermin dalam tindakan membatasi konsumsi jajanan, memeriksa kandungan produk, memberikan edukasi, serta menyediakan alternatif makanan yang lebih sehat. Konsumsi jajanan juga dipengaruhi oleh teman sebaya, lingkungan, rasa, kemasan yang menarik, dan kemudahan memperoleh produk.
Referensi
Afriani, D., Arisara, G., Justian, D., Ariyanti, A., Wahyuningsih, N. T., Indriani, R. P., Rahmawati, S. Y., & Rohdiansyah, Y. (2025). The importance of balanced nutrition for children's health in Cilengkrang State Elementary School. ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 8(1), 559–565. https://doi.org/10.35568/abdimas.v8i1.5855
Amalia, A., Sindi, S., Yousif, Z., Ramadhani, M., Putri, S. A., Annisa, N. S., & Syahputra, D. (2026). Perlindungan konsumen terhadap produk makanan yang mengandung bahan berbahaya. Jaksa: Jurnal Kajian Ilmu Hukum dan Politik, 4(1), 15–29. https://doi.org/10.51903/6mqwdj28
Armus, A. M., Darmawansyih, D., & Kaharuddin, A. T. (2024). Factors relating to the nutritional status of toddlers in 2021. Jurnal Cakrawala Promkes, 6(2), 113–124. https://doi.org/10.12928/jcp.v6i2.11152
Damayanti, A., Pusari, R. W., & Kusumaningtyas, N. (2021). Status gizi anak terhadap perkembangan motorik kasar pada anak usia 1–2 tahun. PAUDIA: Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini, 10(1), 219–227. https://doi.org/10.26877/paudia.v10i1.8252
Dhuha, N. S., Doloking, H., Khaerani, K., Leboe, D. W., & Ismail, I. (2025). Penetapan kadar tartrazin dan natrium benzoat pada beberapa merek jelly di Kabupaten Jeneponto dengan metode spektrofotometri UV-Vis. Jurnal Farmasi UIN Alauddin Makassar, 13(2), 78–84. https://doi.org/10.24252/jfuinam.v13i2.63247
Jannah, M. (2023). Perkembangan otak pada anak usia dini: Kajian dasar neurologi dan Islam. Bunayya: Jurnal Pendidikan Anak, 9(1), 171–180. https://doi.org/10.22373/bunayya.v9i1.18499
Korompot, T. S. (2021). Pengaruh pola asuh orang tua terhadap perilaku jajan anak usia dini di TK Tunas Harapan Mopait Kabupaten Bolaang Mongondow. Indonesian Journal of Early Childhood Education (IJECE), 1(2), 1–19. https://doi.org/10.30984/ijece.v1i02.136
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Monteiro, C. A., Cannon, G., Levy, R. B., Moubarac, J.-C., Louzada, M. L. C., Rauber, F., Khandpur, N., Cediel, G., Neri, D., Martinez-Steele, E., Baraldi, L. G., & Jaime, P. C. (2019). Ultra-processed foods: What they are and how to identify them. Public Health Nutrition, 22(5), 936–941. https://doi.org/10.1017/S1368980018003762
Moustakas, C. (1994). Phenomenological research methods. SAGE Publications. https://doi.org/10.4135/9781412995658
Nurhidayati, V. A., & Seo, S. (2024). Parents' perceived risks and benefits on avoidance of street food near schools in Indonesia: Moderating role of school type. Psychology in the Schools, 61(4), 1393–1412. https://doi.org/10.1002/pits.23117
Pellegrino, F., Tan, M., Richonnet, C., Reinert, R., Bucher Della Torre, S., & Chatelan, A. (2024). What is the nutritional quality of pre-packed foods marketed to children in food stores? A survey in Switzerland. Nutrients, 16(11), 1656. https://doi.org/10.3390/nu16111656
Rahmi, P. (2019). Peran nutrisi bagi tumbuh dan kembang anak usia dini. Bunayya: Jurnal Pendidikan Anak, 5(1), 1–10. https://doi.org/10.22373/bunayya.v5i1.6380
Rahmiati, R., Tukan, V. Y., & Hariyani, N. (2024). Uji kandungan zat pewarna rhodamin B dan formalin pada jajanan pasar yang beredar di Pasar Kembang Surabaya Jawa Timur. Journal of Food Safety and Processing Technology (JFSPT), 1(2), 56–63. https://doi.org/10.30587/jfspt.v1i2.7284
Rowan, M., Mirosa, M., Heath, A.-L. M., Katiforis, I., Taylor, R. W., & Skeaff, S. A. (2022). A qualitative study of parental perceptions of baby food pouches: A netnographic analysis. Nutrients, 14(15), 3248. https://doi.org/10.3390/nu14153248
Rukmasari, E. A., Mamuroh, L., Ramdhanie, G. G., & Ama, Y. (2024). Description of elementary school children in choosing snacks at school. International Journal of Science and Society, 6(3), 315–321. https://doi.org/10.54783/ijsoc.v6i3.1246
Sandrina, R., & Agustina, Y. (2024). Hubungan peer group support dengan perilaku memilih jajanan sehat pada anak sekolah (kelas VI) di SDN Jatikramat VI Kota Bekasi. Malahayati Nursing Journal, 6(3), 1202–1211. https://doi.org/10.33024/mnj.v6i3.11051
Schulte, E. M., Avena, N. M., & Gearhardt, A. N. (2015). Which foods may be addictive? The roles of processing, fat content, and glycemic load. PLoS ONE, 10(2), e0117959. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0117959
Sukatin, S., Mutaqin, K., Astuti, P., Widiyansih, W., & Putri, Y. (2023). Psikologi perkembangan anak usia dini. Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial (JUPENDIS), 1(3), 186–194. https://doi.org/10.54066/jupendis.v1i3.492
Wahyuni, S., Indriastuti, D., & Hasrima, H. (2024). Gambaran konsumsi jajanan beresiko tinggi gula pada anak. Jurnal Ilmiah Karya Kesehatan, 4(2), 14–20. https://doi.org/10.46233/jikk.v4i02.113
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Sasi Febriari, Gia Nikawanti, Ihsan Abdul Patah

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.



