Madrasatul Ula dan Epistemologi Tubuh Islami: Strategi Pembinaan Fisik Anak dalam Keluarga Muhammadiyah

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.26877/paudia.v15i3.3818

Kata Kunci:

Anak, Pembinaan Fisik, Keluarga Muhammadiyah, Epistemologi

Abstrak

Ibu berperan sentral sebagai madrasatul ula (sekolah pertama), namun banyak kader Aisyiyah belum memahami perkembangan motorik anak di tengah maraknya masalah gizi akibat kurangnya aktivitas fisik anak di Tasikmalaya. Penelitian ini bertujuan mengkaji persepsi kader dan merumuskan strategi pembinaan fisik dalam keluarga Muhammadiyah di Tasikmalaya. Menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis, data dihimpun dari 15 informan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumen. Hasil penelitian mengungkap adanya kesenjangan antara pemahaman nilai keagamaan dan praktik jasmani, serta menghasilkan model “Epistemologi Tubuh Islami”. Model ini merupakan sebuah kerangka pikir yang memosisikan aktivitas fisik anak sebagai bentuk ibadah dan perwujudan ketauhidan, bukan sekadar gerak biologis. Kesimpulannya, integrasi nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) dalam pendidikan jasmani secara nyata memperkuat peran pengasuhan ibu. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengonsepsian Epistemologi Tubuh Islami tersebut sebagai landasan pembinaan fisik anak usia dini. Riset ini berkontribusi strategis dalam menyediakan kerangka modul parenting praktis bagi organisasi Aisyiyah.

Referensi

Alase, A. (2017). The interpretative phenomenological analysis (IPA): A guide to a good qualitative research approach. International Journal of Education and Literacy Studies, 5(2), 9–19. https://doi.org/10.7575/aiac.ijels.v.5n.2p.9

Arikunto, S. (2010). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik (Edisi revisi). Rineka Cipta.

Braun, V., & Clarke, V. (2023). Toward good practice in thematic analysis: Avoiding common problems and be(com)ing a knowing researcher. International Journal of Transgender Health, 24(1), 1–6. https://doi.org/10.1080/26895269.2022.2129597

Bronikowska, M., Mouratidou, K., Ludwiczak, M., Karamavrou, S., McKeel, C., & Bronikowski, M. (2024). Systematic review on social/moral competence interventions in physical education. Biomedical Human Kinetics, 16(1), 55–77. https://doi.org/10.2478/bhk-2024-0007

Defifa, A., Dalimunthe, K. Z., Apendi, R. N., Indra, M. P. A., Nur Rahmah, A. P., & Nisha, K. (2025). Kesehatan dalam perspektif Islam: Tubuh sehat untuk ibadah yang sempurna. Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah, 16(1), 141–150. https://doi.org/10.3783/tashdiqv2i9.2461

Dewi, D. S., Nurjaman, I., & Fitria, E. (2024). Peningkatan motorik kasar anak usia dini usia 4–5 tahun melalui kegiatan senam irama. PAUDIA: Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini, 13(2), 289–302. https://doi.org/10.26877/paudia.v13i2.776

Formen, A., Pranoto, Y. K. S., & Wahidah. (2025). Early childhood literacy stimulation by parents (Systematic literature review). PAUDIA: Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini, 14(2), 376–392. https://doi.org/10.26877/paudia.v14i2.1380

Koestanti, M., Kurahman, O. T., & Rusmana, D. (2024). Peran ibu sebagai madrasatul ula terhadap perkembangan karakter anak. Symfonia: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 4(2), 132–141. https://doi.org/10.53649/symfonia.v4i2.101

Lubis, M., & Harahap, S. (2025). Pendidikan karakter berbasis Pancasila dan kearifan lokal. Edu Publisher.

Muhammad, D. H., Romelah, & Nurhakim, M. (2024). Islamic education reform from the Muhammadiyah perspective. Al-Afkar: Journal for Islamic Studies, 7(2), 182–193. https://doi.org/10.31943/afkarjournal.v7i2.932

Nursiti, D., Hamid, L., & Nurhidayah, N. (2020). Efektivitas metode gerak dan lagu untuk meningkatkan kecerdasan kinestetik pada anak usia dini. Al-Urwatul Wutsqo: Jurnal Ilmu Keislaman dan Pendidikan, 1(2), 27–44. https://doi.org/10.62285/alurwatulwutsqo.v1i2.12

Permana, R., Winarno, M. E., Rahayu, S., & Hadi. (2024). Literasi fisik di sekolah dasar: Teori dan praktik menilai literasi fisik usia 8–12 tahun. Edu Publisher.

Robinson, D. B. (2019). Religion as an other(ed) identity within physical education: A scoping review of relevant literature and suggestions for practice and inquiry. European Physical Education Review, 25(2), 491–511. https://doi.org/10.1177/1356336X17747860

Safi, A., Hossain, M., & Myers, T. (2025). Faith, health and well-being: A qualitative study exploring Islamic perspectives on physical activity and the role of Imams (scholars). Discover Social Science and Health, 5, 95. https://doi.org/10.1007/s44155-025-00236-y

Sen, U., & Gredebäck, G. (2025). Urbanization and child development. Human Development, 69(1), 20–47. https://doi.org/10.1159/000541773

Sormin, D. (2019). Program ‘Aisyiyah dalam mewujudkan keluarga sakinah menuju Islam berkemajuan. Intiqad: Jurnal Agama dan Pendidikan Islam, 11(1), 155–170. https://doi.org/10.30596/intiqad.v11i1.3142

Sugiyono. (2020). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D (Edisi ke-2). Alfabeta.

Tanfidiyah, N., & Sirait, S. (2025). Hexis of the body and the project of active piety in Islamic early childhood education in Solo. Al-Athfal: Jurnal Pendidikan Anak, 11(1), 195–211. https://doi.org/10.14421/al-athfal.2025.111-12

Widyaningsih, B., Liftiah, L., & Cahyati, W. H. (2024). Pengaruh perilaku makan ibu terhadap perilaku picky eater anak usia prasekolah. PAUDIA: Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini, 13(2), 180–191. https://doi.org/10.26877/paudia.v13i2.421

Wikayah, R., & Sulistyoningsih, H. (2023). Gambaran faktor penyebab balita stunting di Kampung Parakan Honje Sukamaju Kaler Kecamatan Indihiang Kota Tasikmalaya tahun 2023. Journal of Midwifery and Public Health, 5(2), 48–63. https://doi.org/10.25157/jmph.v5i2.12713

Wirakusuma, A. N. (2024). Peran ibu pekerja sebagai madrasatul ula dalam mendampingi belajar anak pada pembelajaran PAI. Cendekia: Jurnal Pengembangan Kurikulum dan Pendidikan, 1(1), 16–23. https://doi.org/10.64683/cendekia.v1i1.3

Unduhan

Diterbitkan

2026-08-28